May 17, 2012

Tips Pengecekan Kondisi Rumah

pengecekan-pondasiTips pengecekan kondisi rumah? Sebagai pihak pembeli rumah dari developer tentunya anda senang saat serah terima kunci. Karena pada saat itulah anda mulai berhak menempati rumah baru anda.

Namun, jangan senang dulu karena biasanya apa yang diberikan tidak sesuai dengan harapan. Sebelum masa garansi dari pihak dari developer habis (biasanya adalah 3 bulan sejak serah terima kunci), maka pastikan bahwa semuanya sesuai harapan atau sesuai dengan spec rumah sehingga kondisi rumah yang ditempati selayaknya dalam kondisi yang baik.

Sebagai si empunya rumah, anda perlu melakukan tindakan pengecekan sehingga nantinya anda tidak kecewa dibelakang hari karena ulah tukang maupun quality control yang tidak baik.
Berikut ini tips pengecekan kondisi rumah:

  • Struktur utama rumah. Sebaiknya anda menengok calon rumah anda pada saat pembangunan dimulai dari pondasi, apakah kedalaman dan bentuk pondasi sesuai dengan gambar, apakah struktur beton digarap dengan kualitas yang bagus, dsb. Hal ini perlu anda perhatikan, karena bila anda lewatkan maka setelah rumah jadi anda tidak mengetahui gimana kualitas struktur utama rumah anda. Dan biasanya kontraktor atau subkontraktor menutupinya secara kosmetik saja (misal: struktur beton tidak terisi bahan adukan secara penuh, kondisi retak hanya ditimpa plamir dan di cat, dsb). Pastikan anda menempatkan pengecekan struktur utama rumah ini diposisi penting dalam urutan tips pengecekan kondisi rumah.
  • Dinding rumah. Perlu anda lihat dengan teliti apakah dinding anda tegak lurus atau ada kemiringan. Kemudian perhatikan apakah ada tanda retak, bilamana ada retak rambut mudah aja perbaikannya, tetapi bila ada retak yang memanjang dari atas kebawah artinya ada bagian bata yang retak. Untuk meneliti tembok ini mungkin diperlukan pencahayaan, perhatikan cat nya bilamana ada tanda yang tidak sama dengan (mungkin tanda plamir atau tebal cat yang tidak rata) perlu anda cermatin lebih lanjut karena biasanya subcontrantor hanya memperbaiki retakan memanjang dari atas kebawah hanya dengan ditimpa plamir dan di cat ulang. Pastikan bahwa tembok anda tidak berongga atau kopong dengan cara mengetuk ngetuknya terutama bila ada tanda retak. Perlu anda ingat, bahwa retakan memanjang yang hanya diisi plamir saja atau bersifat kosmetik tidak akan bertahan lama, dalam jangka 5~6 bulan berikutnya pasti akan timbul lagi.
  • Kamar mandi. Isikan bak kamar mandi anda dengan penuh, dan lihat keesokan harinya apakah air berkurang yang menandakan adanya kebocoran. Perhatikan keramik lantai apakah mempunyai kemiringan ke arah pembuangan sehingga air tidak tergenang. Bila menggunakan WC duduk, cek apakah tampungan airnya berfungsi dengan baik dan tidak ada air yang merembes keluar. Perhatikan apakah pemasangan keramik sudah benar.
  • Saluran air dari rumah (kamar mandi, dapur, tempat cuci, dll), apakah bisa mengalirkan air ke parit dengan benar dan tidak tersumbat. Caranya mudah, tuangkan 1~2 liter air dan kemudian cek di saluran dekat parit apakah air 1~2 liter tsb bisa keluar. Bila tidak keluar ada beberapa kemungkinan, saluran air tidak mempunyai elevasi turun ke parit atau saluran air tersumbat. Kemudian gelontorkan air agak banyak, cek apakah air dengan deras menuju ke parit, bila tidak deras maka bisa jadi ada yang menyumbat pipa pembuangan air anda.
  • Pastikan kondisi lantai, apakah sudah tepat datar pemasangannya atau tnaik turun bergelombang. Disamping itu bila diinjak keras tidak berbunyi ataukah berongga. Ciri bila lantai keramik berongga adalah bila diinjak bunyi yang menandakan kopong atau berongga.
  • Pintu dan daun jendela. Perhatikan apakah anda tidak mengalami kesulitan dalam buka tutup jendela dan perhatikan visualnya. Bilamana kayu yang digunakan masih agak basah, maka setelah beberapa waktu lamanya kayu itu itu akan mengkerut ataupun memuai sehingga pintu atau jendela susah dibuka.
  • Atap rumah. Sebaiknya anda naik ke atap rumah sebelum menempati rumah. Perlu anda cek bagaimana struktur rangka atap rumah terutama pada area sambungan sambungan. Kemudian perhatikan apakah ada cahaya masuk, bilamana ada cahaya masuk artinya kemungkinan ada retak di genteng atau ada bocor saat hujan.
  • Septitank. Agendakan pengecekan septitank ini pada urutan penting pada tips pengecekan kondisi rumah, jangan sampai setelah rumah ditempatin kita direpotkan oleh bau tak sedap septitank akibat saluran wc mampet. Dimulai pada saat pembangunan anda pastikan ada septitank lengkap dengan salurannya yang mempunyai elevasi tertentu dari dalam rumah sehingga kotoran mudah mengalir, dan juga pastikan dari septitank ada lubang keluar (pembuangan air dan pembuangan hawa)
  • Saluran listrik. Pastikan bahwa semua saluran listrik berfungsi dengan baik termasuk distribusinya dan pastikan anda mendapatkan copy wiring diagram dari pihak developer dan di cek apakah kabel kabel listrik sesuai dengan wiring diagram.
  • Saluran Air PAM. Pastikan anda mengetahui saluran PAM, dan bila perlu minta copy gambar mengenai plumbing dirumah anda dari pihak developer. Biasanya masing masing developer mempunyai sistem plumbing yang berbeda, ada yang dilewatkan bawah keramik, ada yang dilewatkan tembok dan ada pula yang dilewatkan dari atap.
  • Lingkungan rumah. Perhatikan kondisi sekeliling rumah anda, mengenai rumput ilalang / semak semak, tutup saluran pembuangan air yang menuju ke parit dengan menggunakan kawat kasa untuk mencegah tikus ataupun ular masuk kerumah dari lobang ini, apakah sudah ada penamaan atau alamat rumah, apakah cukup pencahayaan dimalam hari, perhatikan mengenai keamanan komplek baik di pagi – siang – sore – ataupun malam hari, dll.

Semoga artikel tips pengecekan kondisi rumah diatas berguna bagi anda, dan mohon komentar bila ada yang perlu ditambahkan.

Comments

  1. tyo says:

    artikel yang bagus, bener2 bisa membantu………

    lanjutkan gan……………… :)

Speak Your Mind

*