Julia Roberts, Megabintang Hollywood, memulai pengambilan gambar film Eat, Pray, Love di Banjar Bentuyung, Ubud, Gianyar, Bali, pada hari Kamis (15/10).

Shooting perdana film ini sempat mendapat protes warga banjar setempat perihal jadwal yang dimajukan serta perbedaan harga sewa lokasi dengan banjar lain di Gianyar.
Claire Raskind, dari Columbia Pictures, menyatakan, Bali menjadi tempat terakhir proses pengambilan gambar film itu, dimana shooting pembuatan film ini dimulai di New York awal Agustus, lalu berlanjut ke Roma (Italia) serta Mirzapur (India) dan terakhir di Bali.
Bali menjadi tempat terakhir pengambilan gambar film ini mulai Kamis ini hingga pertengahan bulan November mendatang. Julia hanya akan libur pada hari Sabtu-Minggu dan diharapkan shooting dan film ini sukses nantinya.
Puluhan warga Banjar Bentuyung mengadakan pertemuan mendadak di balai banjar setempat. Mereka mempertanyakan pengambilan gambar yang dilakukan kemarin, karena setahu warga, shooting di Bentuyung baru akan dilakukan setelah shooting di beberapa tempat di Ubud, antara lain Monkey Forest, Banjar Nyuh Kuning dan Pengosekan, serta Pasar Seni Ubud. Selain Ubud, sejumlah kawasan pantai di Jimbaran dan Uluwatu, Kabupaten Badung, juga akan digunakan sebagai lokasi shooting film itu.
Bupati Gianyar yang juga merupakan tokoh Puri Ubud, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati atau Cok Ace, secara khusus mendatangi forum pertemuan itu sehingga akhirnya warga memaklumi keterangan yang diperoleh dari pihak pembuat film yang menyatakan bahwa pengalihan jadwal dilakukan karena banjar dan tempat lain belum siap digunakan sebagai lokasi shooting karena masih dalam suasana Hari Raya Galungan.
Cok Ace mengungkapkan penyesalan adanya kabar tentang protes warga terkait perbedaan harga sewa lokasi shooting. Beliau mengatakan tidak perlu diperdebatkan lagi apalagi ada rasa cemburu. Beliau mengatakan justru harus malu karena Ubud dan juga Bali terkenal dan diterima oleh wisatawan dunia bukan karena harganya tapi ketulusannya. Semua harus sadar bahwa kegiatan seperti ini justru untuk semakin mengenalkan Bali dimata dunia internasional kata Cok Ace sembari meyakinkan protes warga itu tidak akan menghalangi proses shooting film itu.
Film Eat, Pray, Love ini menceritakan akan kisah nyata Elizabeth Gilberth dalam memoarnya. Gambaran kemapanan hidup Gilbert, yang ditandai dengan kehadiran suami yang setia, kekayaan, serta karier yang sukses, ternyata bukanlah titik akhir pencarian hidupnya. Dalam persimpangan, ia mengubah jalan hidupnya itu secara drastis. Ia melakukan perjalanan untuk mencari kesejatian hidup itu.
Gilberth menemukan nikmatnya makan di Italia, kekuatan doa di India, serta kedamaian dan keseimbangan cinta di Bali. Lawan main Julia Roberts dalam film ini antara lain James Franco, Richard Jenkins, Bill Crudup, Viola Davis, dan Javier Bardem. Dalam film ini juga melibatkan warga Bali, yakni Ketut Liyer, seorang balian atau dukun.
![[Most Recent Quotes from www.kitco.com]](http://www.kitconet.com/charts/metals/gold/t24_au_en_usoz_2.gif)