Pemakaian Rangka Atap Baja Ringan untuk atap rumah sebagai pengganti kayu saat ini semakin popular. Tetapi anda perlu diperhatikan mengenai hal teknis mendasar sebelum anda memutuskan untuk membelinya, terutama untuk menghindari kesalahan kesalahan yang nantinya dapat merugikan anda sebagai konsumen rangka baja atap ringan.
Secara tinjaun mekanika teknik, rangka atap baja ringan adalah suatu struktur yang tidak bisa dirancang dan dibangun asal asalan tanpa hitungan dan desain teknis tertentu. Kegagalan struktur kemungkinan akan terjadi bila desain dan perhitungan teknis diabaikan.
Sebagai konsumen tentunya anda tidak perlu tahu bagaimana mendesain Rangka Atap Baja Ringan. Anda hanya perlu mengetahui beberapa pengetahuan dasar sebelum memutuskan membeli rangka baja atap ringan dan memilih produk yang tersedia dipasar.
- Sistem rangka atap baja ringan.
Konsep rangka merupakan satu unit kesatuan sistem terintegrasi secara struktural. Sehingga dibutuhkan hitungan atau desain yang secara mekanika teknis mampu mampu mengakomodir kebutuhan sistem tersebut. Rangka baja atap ringan ini terbuat dari bahan dasar baja yang dilapisi oleh seng atau aluminium. Property mekanika teknis idealnya tidak kurang dari 550 Mpa.
- Bahan pelapis yang digunakan untuk Rangka Baja Atap Ringan, yakni Zinc (seng) dan aluminium.
Pelapis aluminium mempunyai sifat tahan karat yang lebih bagus dibanding pelapis seng, dimana pelapisan dengan seng oleh masyarakat umum sering disebut galvanis. Bahan pelapis baja galvanis harus jauh lebih tebal untuk menyamai ketahanan karat yang sama terhadap bahan pelapis Aluminium. Mutu pelapis aluminium mempunyai ketahanan karat 4x lebih lama bila dibandingkan dengan pelapis seng untuk ketebalan yang sama.
- Tidak semua rangka baja atap ringan dipasaran telah mempunyai sistem atau spesifikasi dan uji lab.
Rangka Atap Baja Ringan yang anda pilih usahakan yang telah memiliki spesifikasi perhitungan atau desain teknis tertentu untuk mendesain struktur kuda-kuda baja ringan. Tips yang bisa anda ikuti sebagai berikut
- Pilih produsen rangka baja yang sudah mempunyai nama dipasaran, memberikan garansi, bertanggung jawab akan purna jual dan kualitas.
- Jangan terkecoh oleh garansi yang ditawarkan. Banyak kejadian ternyata kartu garansi hanya sekedar selembar kertas tak berguna dan tidak ada tindak lanjut, browsing di internet mengenai keluhan terhadap produk baja ringan tertentu.
- jangan terkecoh dengan selisih harga. Pihak penjual yang tidak mempunyai dokumen sertifikasi dan spesifikasi yang jelas tentunya akan menjual truss baja ringan jauh lebih murah.
- Tanyakan dokumen sertifikasi apa saja yang telah dimiliki.
- Tanyakan mengenai gambar kerja truss baja ringan. Gambar kerja harus mempunyai spesifikasi yang jelas (dimensi, baut, dsb). Spefikasi baut didalam gambar harus dicantumkan dengan jelas.
- Kualifikasi tukang pemasang.
- Minta dokumen perhitungan teknis dan uji lab bila ada terhadap struktur kuda kuda rangka baja ringan.
- Properti atau sifat mekanika teknis Rangka Atap baja ringan
Rangka baja ringan sangat tipis kurang dari 1mm bila dibandingkan dengan baja biasa, tujuannya untuk memudahkan dalam perakitan dan konstruksi, tetapi properti kekuatan tariknya cukup tinggi 550 Mpa.
Struktur Rangka atap baja ringan terdiri dari kuda-kuda, reng, sekrup dan jurai dalam untuk mencegah tampias. Dimana kuda kuda merupakan struktur utama dalam konstruksi atap baja ringan. Untuk mendapatkan kuda-kuda yang kokoh, cermati lebar bentangan dan besar beban yang akan diterima,demikian pula dengan derajat kemiringan atap. Dimana besar beban terdiri dari beban rangka sendiri, beban genting yang digunakan, dan beban angin.
Ketebalan material baja ringan untuk kuda-kuda dan web berkisar 0,7-1 mm. Sementara untuk reng sekitar 0,4-0,7 mm.
Kelebihan dan kekurangan Rangka Atap Baja Ringan
A. Kelebihan Rangka Baja Atap Ringan
- Beban yang ditanggung oleh struktur dibawahnya lebih rendah, karena rangka baja ini secara keseluruhan lebih rendah dari rangka kayu.
- Bila terjadi kebakaran maka rangka baja bersifat tidak membesarkan api dibandingkan dengan kayu.
- Rayap atau hewan pemakan kayu lainnya buka lagi merupakan ancaman bagi rangka baja.
- Baja relatif tidak mengalami penyusutan atau perubahan bentuk lainnya dibandingkan dengan kayu.
- Ramah lingkungan. Pemakaian baja sebagai pengganti kayu maka akan mengurangi penggundulan hutan atau penebangan pohon.
B. Kekurangan Rangka Baja Atap Ringan
- Kurang menarik bila diekspos seperti kerangka kayu, maka perlu plafon untuk menutupi kekurangan ini.
- Kesalahan rangka pada salah satu struktur akan berakibat pada rangka lain secara keseluruhan.
- Rangka kayu lebih fleksibel dibandingkan Rangka atap baja ringan, dimana rangka baja ini tidak dapat seenaknya di potong semau kita untuk membentuk profil tertentu. Dan untuk jenis rangka tertentu, maka rangka kayu lebih mudah dibentuk.
Setelah mengetahui sepintas informasi diatas, maka pilihan adalah ditangan anda apakah mau menggunakan Rangka Atap Baja Ringan ataukah menggunakan rangka kayu di rumah anda.
![[Most Recent Quotes from www.kitco.com]](http://www.kitconet.com/charts/metals/gold/t24_au_en_usoz_2.gif)
saya sependapat dengan artikel diatas !! namun sebenarnya rangka baja untuk atap seharusnya benarX2 adalah material pengganti penggunaan kayu yg sudah hampir langka saat ini !! dan cara distribusi serta harga materialnya juga harus benarX2 jujur !! sehingga benar dan realita apa adanya?!!
karena fakta dilapangan dikatakan bahwa penggunaan rangka baja adalah lebih murah dibanding dengan penggunaan kayu !!? ternyata dengan menggunakan rangka baja maka biaya yg dikeluarkan sangatlah mahal hampir 2/3 dari penggunaan material dari kayu !! sebuah contoh bila membuat atap dengan vol.90 m2 maka biaya yg akan dikeluarkan dalam pembuatan rangka atap baja akan menelan biaya +/_ 150.000 X 90 = 13,5 jt……coba bandingkan dengan menggunakan kayu maka biaya yg akan dikeluarkan berkisar antara 4 s/d 7 juta dan sudah termasuk biaya pembelian genteng !! wah…wah…cukup fantastis bukan !!
selain itu !! badan ferifikasi yg mengawasi pembuatan rangka baja juga belum ada secara resmi, sehingga dalam menggunakan rangka baja maka benarX2 harus diperhitungkan beban volume dari genteng dan hal ini tidak bisa sembarangan krn akan fatal akibatnya !! lain dari kayu krn kita bisa cukup bebas dalam melakukan pemilihan aneka genteng dan coraknya !!? apalagi bila ada kebocoran kita pun jangan sembarangan tuk naik diatas genteng rangka baja karena kelebihan beban maka akan fatal akibatnya !!
kalau memang rangka baja lebih murah dari penggunaan kayu dgn harga kisaran 150000/m2 mungkin ini dilihat dari perspektif jangka lama penggunaannya dengan asumsi bahwa rangka baja bebas dari rayap sehingga dapat bertahan lebih dari 10 tahun !! tp bila pemasangan kayu dengan penggunaan anti rayap yg baik maka kwualitas nya juga tidak berbeda dgn rangka besi !!yah…ini perlu kita kaji lebih jauh dengan menimbang segi waktu dan efesiensi segala kebutuhan !!mungkin salah satu keunggulan rangka baja yg signifikan dari kayu adalah cara pemasangannya yg tidak memakan waktu yang lama beda bila menggunakan kayu !!
hal yg disayangkan !! bila kita menggunakan rangka baja namun masih memilikin niatan untuk menggembangkan/perluasan property maka otomatis bila kita membongkar rangka baja tersebut sudah pasti rangka baja tersebut tidak bisa lagi digunakan dan kalaupun bisa mungkun pada ukuran yg sesuai dari perencanaan atap baru !? lain dengan kayu karena kayu masih dapat digunkan kembali sehingga menghemat biaya pengeluaran material !?
pemilihan semua terserah pada anda !! mungkin saya bisa asumsikan bahwa dalam pemilihan bahan untuk atap, maka yg menjadi pentimbangannya adalah apakah rencana anda kedepannya!! krn rangka baja unggul saat ini karen pencitraannya !!
saya berharap kedepannya agar ada deragulasi yg lebih jelas terhadap biaya pemakaian rangka baja dan sesuai dengan motto adalah lebih murah!! krn inilah salah satu alternatif menjaga pelestarian kayu dari kepunahan !!
wassalam
Kalau membandingkan kayu dengan baja ringan, hemat saya harus dipilah dulu jenis kayunya. Artinya jika baja ringan dibandingkan dengan kayu kwalitas terbaik bisa jadi harga baja ringan lebih murah. Bila baja ringan dibandingkan dengan kayu biasa, rasanya sih kayu lebih murah dibanding dengan baja ringan.
Perihal keberlanjutan, saya pikir kayu masih tetap menjadi bahan yang memiliki tingkat keberlanjutan yang tinggi, katakanlah kayu bisa di tanam sementara baja ketersediaannya terbatas. pada waktu tertentu bisa saja harga baja lebih mahal karena banyaknya permintaan. masalahnya hanya ketersediaan kayu juga menjadi bahan pertimbangan. apakah hutannya masih ada untuk menanam pohon atau sudah tergantikan oleh pemukiman?.
Pada akhirnya menurut saya, baja ringan hanya alternatif saja setelah kuda-kuda kayu, kuda-kuda baja dan kini kuda-kuda baja ringan, setelah itu mungkin ada lagi yang baru.
infonya menarik…thanks,