Bangladesh merupakan negara dengan 132 juta penduduk dan merupakan negara berpenduduk terpadat nomor 8 di dunia.
Negara yang merdeka 33 tahun lalu ini mempunyai pendapatan 380 US$ pertahun. Dengan pendapatan segitu, maka boleh dibilang bahwa Bangladesh disebut sebagai ‘simbol kemiskinan Asia’.
Di sebagian besar kehidupan Bangladesh, perempuan sering dianjurkan untuk memulai keluarga atau pernikahan dini, dari tradisi ini maka angka statistic perempuan yang menikah pada usia 18 tahun di Bangladesh mencapai 50% dari total jumlah perempuan produktif di Bangladesh.
Dengan proporsi yang sedemikian tingginya maka tak heran bila perempuan Bangladesh sering terhimpit pada masalah keluarga, masalah nafkah dan kemiskinan. Dan tak heranlah bila akhirnya berimbas pada kehidupan anak kecil disana. Banyak anak anak kecil dibawah 10 tahun yang tak bisa menikmati manisnya masa kecil, mereka terpaksa harus bekerja untuk membantu ibu ibunya.
Berikut potret kehidupan anak anak miskin di Bangladesh
Jainal, bekerja di pabrik selama 3 tahun. Dia bekerja keras hanya untuk US$ 10 per bulan.
Bocah pekerja di milling pembuat komponen tanpa alat safety memadai

Ali bekerja di pabrik panci tanpa safety memadai hanya untuk US$ 3 per minggu
Si bocah ini telah bekerja di pabrik dengan kondisi berbahaya tanpa alat pelindung hanya untuk mendapatkan makan 2x sehari
Jasmine bocah 7 tahun mencoba mengais sampah untuk mendapat sesuap nasi
Bocah perempuan cilik bekerja di Pabrik Pemecahan Batu
Ya Alloh, begitu sengsarakah kehidupan mereka? sehingga mereka harus mengorbankan masa kecil mereka hanya untuk bertahan hidup. Bersyukurlah kita akan karunia yang telah kita dapatkan.
![[Most Recent Quotes from www.kitco.com]](http://www.kitconet.com/charts/metals/gold/t24_au_en_usoz_2.gif)
ya Allah semoga engkau beri kemerdekaan bagi mereka semua….rasanya hati ini miris bila melihat anak 2 dan gadis kecil tak sempat menikmati masa2 indah bermain, mulyakan mereka semua…sebagaimana engkau mulyakan semua hamba2mu dan cukupkanlah rizki mereka.
semoga Tuhan menguatkan mereka…