May 17, 2012

Maria Ozawa Batal Ke Indonesia

Maria Ozawa alias Miyabi batal datang ke Indonesia akibat banyak pro kontra yang berkembang di berbagai kalangan, dimana sebelumnya direncanakan bintang film porno kenamaan dari jepang ini datang ke Indonesia hari ini, Rabu 14 Oktober 2009.

Maria Ozawa MiyabiMenteri Kebudayaan dan Pariwisata ad interim, Muhammad Nuh, memanggil produser dan sutradara film dan meminta pihak Maxima Pictures untuk membatalkan kehadiran bintang film porno kenamaan “Miyabi” asal negeri matahari terbit Jepang.

Pertimbangan Menbudpar meminta membatalkan kehadiran si bintang porno adalah demi menghindari kontroversial yang masih berkembang di masyarakat dan tidak ingin menambah persoalan baru. Bila diumpamakan untuk mengurus orang Indonesia yang seperti “Maria Ozawa Miyabi” saja sudah repot, kok mau menambah ikon porno lain dengan cara impor? Pastinya akan menambah kerepotan. Oleh karenanya alangkah baiknya bila tidak menambah dengan kerepotan yang baru.

Memang rencana kedatangan Maria Ozawa ini telah mendatangkan kontroversial dan mendapat sejumlah kecaman dan tentangan keras dari lembaga kemasyarakatan seperti MUI, ulama pesantren, FPI, kalangan pendidikan dll.

Namun, dibalik rencana kedatangan maupun pembatalan kedatangan Maria Ozawa atau lebih dikenal dengan nama Miyabi ini semakin menambah popularitasnya di Indonesia. Statistik dari google menyatakan bahwa sebagian besar pencari artis bintang film porno ini berasal dari Indonesia. Dan efeknya pun nyata dirasakan oleh sejumlah pedagang film di glodok yang kebanjiran pembeli untuk mencari Miyabi Maria Ozawa, dan bahkan mereka tidak tanggung tanggung menjualnya Rp 40~50rb perkepingnya dari harga normal hanya kisaran Rp 10~20rb.

Hayo apakah anda termasuk yang tertarik untuk mengetahui Miyabi alias Maria Ozawa lebih jauh?

Comments

  1. ryan says:

    knp harus di batalin…
    jbg selalu berpiiran positive….
    .

  2. Alamanda says:

    Tanya pada pak menteri dunk. tapi ada baiknya juga kedatangan si Miyabi dibatalin untuk menghindari timbulnya masalah

Speak Your Mind

*