Apakah anda rasa saat ini tepat untuk KPR bank? Apakah saat ini adalah waktu yang tepat untuk beli rumah idaman? Saya bantu dengan jawaban “ya”. Alasannya adalah sebagai berikut: harga material saat ini telah turun setelah beberapa bulan di akhir tahun 2008 sempat gila gilaan naiknya, kedua adalah sentiment bunga yang juga cenderung menurun, ketiga adalah banyak orang yang menjual rumah akibat krisis global yang menyebabkan property di banyak Negara turun dengan drastisnya. Di Indonesia sendiri, contohnya di batam, banyak sekali orang yang seakan berlomba menjual rumah akibat imbas dari krisis global.
Sentimen bunga bank yang cenderung menurun membuat program KPR menjadi menarik, dan seakan saat ini perbankan berlomba-lomba membuat program diskon bunga. Tetapi meskipun tawaran bunga rendah sangat menarik, ada beberapa hal yang perlu anda perhatikan dalam memilih bank pemberi KPR. Tentu saja anda akan dihadapkan pada banyak istilah dan juga perjanjian njelimet yang membuat kita bingung. Janganlah anda bingung karena artikel ini akan membantu anda menemukan jalan untuk mengetahui seluk beluk KPR lebih dekat. Simak artikel mengenai Kredit perumahan rakyat ini lebih lanjut.
Seperti yang kita ketahui bahwa pembelian rumah dikategorikan sebagai investasi walaupun kadang tidak liquid (kadang butuh waktu untuk menjualnya balik), dimana tujuan investasi adalah mengumpulkan dan menambah aset. Kita sadar bahwa investasi rumah tidak secara produktif memberikan hasil langsung kepada pemilik, tapi naiknya harga tanah dan bangunan bisa membuat nilai aset bertambah. Terlebih lagi bila sarana dan prasarana di sekitar perumahan bertambah lengkap, yang akan menyebabkan nilai rumah dan bangunan pasti akan cepat tinggi.
Diibaratkan membeli rumah sama susahnya dengan mencari jodoh. Susah karena kita harus pandai memilah milah harga rumah yang sesuai dengan keinginan dan terjangkau kemampuan. Kita akan banyak dihadapkan pada banyak pilihan, rumah idaman dengan harganya yang mahal atau rumah sederhana sesuai kemampuan finansial. Pilihan yang agak susah walaupun tetap ada solusinya, yaitu dengan menggunakan program KPR atau kredit perumahan rakyat. Kecenderungan penurunan tingkat suku bunga seperti saat ini, tentunya menjadikan program KPR bank menjadi sangat menarik.
Kredit Pemilikan Rumah atau KPR adalah program pinjaman kredit bank untuk nasabah yang ingin memiliki rumah dengan jangka waktu tertentu, 5 tahun, 10 tahun, 15 tahun dan bahkan 20 tahun. Dengan program inilah maka rumah idaman akan menjadi milik kita, gimana caranya?
Setelah kita menemukan rumah idaman (entah baru dari developer maupun rumah second), kita harus menghubungi pihak bank yang menyediakan program KPR. Untuk rumah baru dari developer biasanya pihak pemasaran akan membantu menghubungkan anda dengan bank yang menjalin kerjasama, dan ini tentunya anda tidak akan kebingungan karena mereka cukup membantu, tapi bilamana anda beli rumah second maka anda harus menghubungi bank yang anda inginkan. Terus bagaimana memilih KPR yang tepat ? Apakah cukup pilih yang memberikan bunga rendah sebagai pemberi KPR yang bagus ? Ups Jangan terburu-buru.
Anda harus memperhatikan beberapa faktor sebelum anda putuskan bank mana untuk mendanai KPR anda.
- Jangan mudah tergiur dengan penawaran bunga rendah, sebab biasanya bank memang selalu memberikan penawaran menarik untuk KPR tapi kemudian mengikat dengan cara lain yang membebani. Anda perhatikan tingkat bunga yang ditawarkan pada awal akad kredit karena banyak bank-bank yang memberikan bunga menarik tetapi hanya berupa fix rate untuk 1 tahun atau 6 bulan pertama saja, selebihnya mengikuti naik turunnya BI rate. Sehingga pilih bank yang menawarkan bunga paling rendah dan jangka waktu fix rate paling panjang.
- Anda perhatikan jangka waktu evaluasi bunga, ada yang setiap 6 bulan dan 1 tahun. Bilamana anda typical konservatif dan menghindari ketidakpastian lebih baik pilih yang jangka waktu evaluasinya panjang, tapi bila anda cukup optimis dengan kondisi ekonomi negara maka pilih yang jangka waktu evaluasinya 6 bulanan.
- Anda perhatikan pula bunga berjalan yang saat ini berlaku di bank tersebut, bandingkan dengan bank lain apakah lebih rendah atau lebih tinggi. Meskipun belum tentu bank tersebut akan mengenakan bunga yang sama, tetapi besar kemungkinan setelah fix rate periode pertama konsumen akan dikenai bunga tersebut.
- Perhatikan fleksibilitas bank dalam menerima pembayaran angsuran. Secara sederhana siapa sih yang mau berhutang lama-lama ? Tentunya anda tidak ingin penghasilan tiap bulan habis hanya untuk membayar bunga sampai puluhan tahun. Perlu diingat bahwa untuk melunasi hutang KPR juga memerlukan dana yang tak sedikit tapi jangan bingung karena kini ada jalan keluarnya. Beberapa bank tertentu memberikan fasilitas pembayaran sebagian atas pokok pinjaman, sehingga jumlah hutang di bank bisa kita kurangi sedikit demi sedikit, tetapi kadang ada persyaratan yang berbeda dimasing-masing bank dimana persyaratan tersebut biasanya menyangkut minimal waktu angsuran yang telah dilakukan, jumlah minimal pembayaran serta pembebanan biaya administrasi ataupun pinalti. Anda kombinasikan pilihan dengan memilih yang kira-kira paling ringan dan sesuai dengan kemampuan kita.
- Perhatikan cara pelunasan. Bilamana dalam waktu berjalan kita memiliki dana yang cukup untuk melunasi hutang tentu kita ingin membayarnya. Jadi perhatikan juga di Surat Penawaran Pemberian Kredit ( SPPK ) bank yang diberikan pada kita sebagai hasil dari proses analisa kredit atas pengajuan pinjaman KPR yang diajukan. Didalam surat tersebut biasanya dicantumkan pula mengenai pembayaran dipercepat, persyaratan dan tata cara pembayarannya.
Faktor diatas bisa anda gunakan sebagai acuan dalam memilih bank pemberi KPR. Tentu saja tak ada yang ideal 100%, tapi pilih yang paling mendekati keinginan dan paling sesuai dengan kemampuan kita.
Kemudian bagaimana dengan biaya proses KPR ? Secara umum bank ataupun developer akan memberikan rincian biaya proses KPR dalam SPPK. Anda harus menyediakan biaya untuk notaris, administrasi, provisi, asuransi jiwa, asuransi kebakaran / kerugian dan biaya pengikatan ( APHT ). Biaya Akta Jual Beli ( AJB ) dan Bea Perolehan Atas Tanah dan Bangunan ( BPHTB ) bisa anda tanyakan pada pengembang atau notaris bila anda beli rumah second. Secara umum, biasanya total dari biaya tersebut berkisar 8% – 11% dari harga rumah.
Bilamana anda telah mendapatkan bank pemberi KPR, anda harus mengetahui pula beberapa hal yang nantinya akan mengikat kita. Apa aja? Salah satunya adalah sistem perhitungan bunga. Contohnya untuk pinjaman pokok dikenakan 13% p.a efektif, maka untuk pemberian fasilitas kredit perumahan yang diterima akan dikenai bunga 13% efektif pertahun, ingat efektif bukan flat. Dimana bunga efektif ini digunakan untuk menghitung angsuran bunga yang harus anda bayar setiap bulannya. Dari namanya aja maka bunga efektif ini benar-benar efektif bagi bank untuk membebani nasabah dengan bunga. Bank akan menggunakan metode piramida terbalik untuk angsuran kita, dimana angsuran bunga pada awal tahun akan lebih besar dari angsuran pokok, meskipun total angsuran tiap bulan flat. Jadi janganlah heran bila suatu saat anda menanyakan kepada bank jumlah saldo pokok di tahun ke-3 maka jumlah hutang pokok hanya berkurang sedikit sebab memang sebagian besar angsuran digunakan untuk mengangsur bunga saja.
Tingkat bunga kredit perumahan rakyat atau KPR akan berubah menyesuaikan tingkat BI rate dan telah dijelaskan sebelumnya bahwa perubahahan atas suku bunga mengikuti kebijakan bank yang dipilih. Jadi angsuran bulanan akan flat fix selama 1 atau beberapa tahun atau 6 bulan saja, dan periode berikutnya pasti akan berubah. Perlu anda ketahui bahwa perubahan tersebut biasanya tidak diberitahukan terlebih dulu dan pendebetan atas rekening nasabah untuk pembayaran angsuran berjalan secara otomatis.
Demikian artikel mengenai KPR ini, moga moga berguna bagi anda. Gimana agar Kredit Perumahan Rakyat disetujui bank? baca lebih lanjut di TIP KPR BANK
![[Most Recent Quotes from www.kitco.com]](http://www.kitconet.com/charts/metals/gold/t24_au_en_usoz_2.gif)
ijin untuk copy-paste artikelnya pak/bu.
thx
Asslm, wr.wb
sebelumnya kamiucapkan terimakasihatas tips nya dalam memilih Bank untuk pembiayaan KPR. Yang ingin saya tanyakan jika di Mandiri kondisinya seperti apa? Jika saya ingin menggunakan jasa Bank Mandiri untuk mengajukan untuk KPR mohon dikirim informasinya ke kami yang sangat mengidamkan memiliki rumah (secara kredit)
Terima kasih
berapa minimal saldo yg biasnya utk disetujui…..tks.
Ass, saya mau bertanya bagaimana agar mudah kredit rumah. Terima Kasih
SAYA MAU TANYA PAK JIKA SAYA INGIN MEMILIKI RUMAH SECOND ITU CARANYA BAGAIMANA DAN HARGANYA ADA LIMITNYA ATAU NGGA YA….
Dengan hormat,
Saya saat ini sudah kredit rumah melalui bank Mandiri dengan plafon kredit Rp 204 juta untuk 15 tahun (sudah berjalan lebih dari 1 tahun). Dan saya ingin mengkredit rumah lainnya dengan estimasi plafon yang diajukan adalah Rp 212,500,000. Untuk meringankan cicilan kedua kredit tersebut, apakah memungkinkan dilakukan penggabungan kredit dan jangka waktunya dirubah menjadi 20 tahun saja.
Hormat saya,
Jeffry Daniel H.
maaf saya mau bertanya?saya adalah seorang pengemudi taksi dan saya ingin sekali memiliki rumah melalui kpr tapi kok selalu ditolak dengan alasan tidak punya penghasilan tetap dan untuk dapat memiliki kpr apa yg harus saya lakukan