Tampilan artistik rumah tidak selalu membutuhkan bahan mahal. Sebagai contoh: Dalam mendesign Rumah Mungil yang artistic, dinding rumah dari batako dan batu bata rumah anda bisa diselesaikan untuk model dinding ekspos atau kombinasi plesteran atau kamprotan dengan pengerjaan hati-hati dan rapi, atau dapat pula memakai dinding pelat baja.
Contoh lainnya adalah keramik KW-2, KW-3, atau teraso yang unik juga tak kalah menariknya untuk mempercantik lantai rumah anda, dimana ketidakpresisian bahan masih dapat disiasati dengan nat-nat lebar.
Begitu juga dengan Isi perabotan rumah, harus dipilih yang serbaguna, sesuai dengan prioritas kebutuhan keluarga, dan proporsional antara ukuran perabot dan luas ruang. Meja, sofa, dipan, bawah wastafel, hingga kolong tangga dioptimalkan sebagai tempat penyimpanan barang dan tersebar sesuai dengan kebutuhan fungsi ruang sehingga tidak perlu membuat gudang.
Penyelesaian lantai, dinding, dan perabotan dengan warna dan/atau bahan senada pada ruang luar hingga ruang dalam dapat memberikan kesan luas ruang imajiner. Gradasi perpaduan warna yang tepat di setiap ruang juga turut mempengaruhi kesan luas pada ruangan dan sekaligus memberikan efek psikologis pada penghuni rumah. Kesatuan tema dan warna akan membantu rumah terkesan teratur dan lapang, antara lantai (gelap), dinding dan perabotan (sedang), dan atap plafon (terang).
RUMAH mungil juga harus sehat karena rumah anda merupakan suatu tempat terapi kesehatan fisik dan mental penghuni, baik di kala sehat, dalam penyembuhan, atau tengah sakit. Rumah merupakan tempat relaksasi untuk memulihkan kesegaran tubuh.
Optimalisasi sinar matahari sebagai sumber pencahayaan alami rumah sepanjang pagi-sore hari dan sinar rembulan dan bintang di malam hari akan memberikan kesan yang lain bagi penghuni. Optimalisasi sinar matahari dan sirkulasi udara bisa anda buat dengan bukaan pintu dan jendela dengan lebar dan panjang hingga menyentuh lantai, tinggi plafon minimal 2,75 meter, serta skylight di atas ruang makan, kamar mandi, atau kamar tidur atas akan memberikan perluasan ruang imajiner.
Setiap ruang bilamana memungkinkan harus diupayakan mendapat sinar matahari dan udara segar yang baik untuk kesehatan rumah dan penghuni. Sirkulasi udara yang baik bisa meminimalkan pemakaian penyejuk udara (AC), kipas angin, dan lampu, terutama di siang hari.
Pemasangan cermin pada salah satu dinding, misal di ruang keluarga atau dan kamar mandi bisa menambah luas imajiner ruangan. Dekorasi dinding dengan foto keluarga, lukisan atau benda etnik sebagai titik perhatian menambah hidup suasana ruang sekaligus memberikan terapi kejiwaan kepada penghuni.
Halaman yang sempit bisa difungsikan sebagai taman resapan air (taman kering) dengan struktur sederhana dari bawah ke atas, batu apung, ijuk, koral, pasir kasar, dan tanah/koral/ kerikil, dengan ketebalan beragam sesuai kondisi tanah.
Penanaman pohon yang rindang di bagian depan rumah merupakan pemasok oksigen sekaligus memberikan keteduhan dan kesejukan kepada penghuni. Di pagi hari, penghuni disarankan membuka jendela dan pintu untuk menjamin ketersediaan sinar matahari dan udara segar masuk menghangatkan ruang dan menggantikan udara pengap dalam rumah.
Artikel Design Rumah Mungil Yang Artistik ini disadur dari Architectaria. Bila anda ingin memanfaatkan jasa design rumah, silahkan meluncur ke situs Architectaria.
Bersambung ke Design Rumah Mungil Yang Artistik Bagian 3
![[Most Recent Quotes from www.kitco.com]](http://www.kitconet.com/charts/metals/gold/t24_au_en_usoz_2.gif)